Negara Gertak Sambal, Republik Demensia

30 Jun

Bukankah beberapa bulan lalu setiap pengemudi angkutan umum di ibu kota diwajibkan mengenakan seragam dan memajang kartu identitas?

Bukankah ketika itu para wakil rakyat sempat baku hantam di Senayan demi menuntaskan bail out Century?

Bukankah katanya para korban Lapindo akan diberikan tunjangan dan kehidupan baru yang lebih layak?

Bukankah sesuai wacana, pelanggaran hak asasi manusia akan diusut tuntas?

Bukankah kemarin para pejabat berkoar-koar soal janji yang tampak menggiurkan masyarakat?

Hei, mengapa aku terus bertanya?

Bukankah negara ini adalah negara gertak sambal yang hanya meletup-letup di awal lalu kemudian cepat meredup dalam hitungan waktu?

Ohya, aku baru ingat..

Bukankah negara ini diisi oleh pembesar-pembesar yang cepat lupa?

Mungkin baiknya negara ini berganti nama menjadi Republik Demensia

3 Tanggapan to “Negara Gertak Sambal, Republik Demensia”

  1. samuel arman 30 Juni 2012 pada 11:38 am #

    tampaknya km bukan cm jurnalis dan sastrawan yang handal, tp km jg pengamat sosial dan politik yg tajam😀

    • cinthyayuanita 30 Juni 2012 pada 1:09 pm #

      hahaaa berlebihan sekali kak samuel ‘pujangga’ arman ini…

Trackbacks/Pingbacks

  1. Kita Belum Benar-Benar Melawan Lupa | orkestraksara - 12 Mei 2013

    […] Semoga bapak ibu yang berkuasa di atas sana bisa segera sembuh dari penyakit lupa yang mereka idap. Kita memang masih harus berjuang keras untuk melawan lupa. Ah, saya pun jadi ikut tertular lupa! Sebenarnya ini bukan kondisi patologis ya, kita ini kan memang tinggal di Negara Gertak Sambal, Republik Demensia. […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: